Senin, 21 Maret 2016

Confession Trick (BTS Fanfiction)

Annyeong chingu-ya,,, udah lama ngga nge-post dan ini dia postingan aku yang selanjutnya. fanfic buatan sendiri pastinya. happy reading chingudeul ^^


Confession Trick

Author                      : Angzilo Lee
Genre                        : School life, Comedy (Failed), Happy Ending, etc.
Length/Ratting          : Oneshoot/ T
Cast                          :
  • Kim Taehyung             (Bts)
  • Kwon Eunha                (Main cast)

Support Cast             :
  • Park Jimin                  (Bts)
  • Kim Songsaengnim     (Main Cast)
  • All student at class 2.1


Summary                    :
“Ketika aku menyukai seseorang dan orang itu adalah kau. Aku memiliki trik tersendiri untuk menyatakannya”
Warning : Fanfic ini murni dari otak author, apa bila ada kesamaan dengan ff lain harap maklum, itu benar-benar tidak disengaja. Ranjau typo bertebaran, fanfic absurd, mungkin gaje (?). Dari pada ribet, intinya sih,
Happy reading ^^
*Don’t be plagiat ~gak mungkin pada plagiat sama ff beginian lah yah_^^~

~Angzilo Lee Story Line~
Ia adalah Kwon Eunha. Yeoja yang sekarang duduk dihadapan seorang Kim Taehyung itu adalah Eunha. Yeoja itu terlihat begitu serius memperhatikan papan tulis, yang mana disana terdapat tulisan dari Kim songsaengnim. Yup! Ini diruang kelas tepatnya kelas 2.1 Academy Seoul High School dan saat ini pelajaran tengah berlangsung. Namun, sepertinya semua itu sama sekali tak berpengaruh bagi Taehyung sendiri. Namja itu malah sibuk mencoret-coret bukunya.
“Eunha-ya” bisik Taehyung pada Eunha.
“Nde?” jawab Eunha.
“Ani”
“Damn it”
.
Beberapa detik kemudian,,,
.
.
“Eunha-ya” bisik Taehyung kembali.
“Waeyo?” jawab Eunha dengan ekspresi wajah terganggu.
“Hehe,,,” dan Taehyung hanya menunjukkan deretan gigi putihnya.
“Aish” gumam Eunha
.
Kemudian,,,
.
.
.
“Eunha,,,” panggil Taehyung lagi.
“Ah mwoga!” teriak Eunha sedikit keras.
“Taarrraa,,,” ucap Taehyung sembari menunjukan buku tulisnya, dan disana tertulis ‘Kim Taetae with Eunhaha’.
“Igo mwoya?”
“Bukan apa-apa” ucap Taehyung sembari menutup bukunya kembali.
“Tsk,” decak Eunha.
.
Dan lagi,,,
.
.
.
“Eunha-ssi”
“YA! KIM TAEHYUNG-AH! MWOHAE??!!” teriak Eunha dengan lantang.
“Igo!” ucap Taehyung sembari menunjuk kesalah satu arah.
“Oh! Ssaem!” kata Eunha setelah menyadari sesuatu, ia berteriak saat jam pelajaran berlangsung. Dan itu adalah KESALAHAN BESAR!
“Kalian berdua! Berdiri!!” perintah Kim songsaengnim.
“Tapi ssaem-”
“Berdiri!!”
“Nde,,”
~Taetae~
Dua orang itu sekarang dihukum didepan kelas, tangan mereka saling menjewer telinga masing-masing, dengan kaki kanan mereka yang diangkat. Siapa lagi mereka kalau bukan Eunha dan Taehyung.
Eunha terlihat menundukan kepalanya dan rambut panjangnya yang tergerai menutupi wajah cantiknya, jika diteliti lagi sepertinya yeoja ini benar-benar menyesali perbuatannya. Jujur saja, sebenarnya ia sudah sering dihukum, karena apa lagi kalau bukan karena sahabatnya yang menyebalkan itu –Taehyung-.
Berbeda dengan Eunha, wajah Taehyung justru malah terlihat bahagia. Alien 4D ini memang tidak pernah menunjukan ekspresi lain selain tersenyum bodoh. Dan itulah yang sekarang ia lakukan, tersenyum bodoh pada kawan namjanya yang duduk dipojok belakang. Namanya Park Jimin.
Saat ini ssaem sedang keluar kelas, karena urusan rapat yang menyita banyak waktu dan yang pasti saat ini semua pandangan siswa dikelas 2.1 tertuju pada Taehyung dan Eunha. Dan ia, Jimin, sekarang sedang berjaga diambang pintu setelah mendapati Taehyung mengedipkan mata sebelah kiri padanya.
~Eunhaha~
“Eunha-ya” ucap Taehyung seperti biasa.
“Hmm,,,”
“Nae gwaenchana^^”
“Aku tidak menanyakan kabarmu, bodoh!” balas Eunha tanpa menatap Taehyung.
“Jinjja? Woah, daebak!” ucap Taehyung sembari mengacungkan jempolnya pada Eunha.
“Apanya yang daebak?”
“Entahlah, aku fikir jempolku sedikit bengkok” *dasar 4D.
“Huft, terserah kau saja”
Eunha masih saja menundukkan wajahnya. Dan entah kenapa wajah Taehyung sekarang terlihat sedikit gugup, berbanding terbalik dengan ekspresi konyolnya tadi. Dan sekali lagi ia memanggil nama yeoja disampingnya.
“Eunha-ya”
“Yak! Taehyung-ah! Waeirae!! Hiks,, jangan panggil namaku terus! Hiks,,”
Teriak Eunha tepat dihadapan Taehyung. Membuat namja itu sedikit terkejut, semua kawan sekelasnya juga sama sekali tidak berkutik dan hanya terdiam.
Eunha terisak dengan posisinya yang memeluk lutut, menenggelamkan wajahnya diantara kedua lututnya. Taehyung terdiam, ia ikut berlutut menyeimbangkan tinggi badannya dengan Eunha. ‘Kenapa ia tiba-tiba menangis?’ –batin Taehyung. Ia menatap Eunha, membiarkan yeoja itu mengeluarkan rasa kesalnya dengan cara seorang wanita.
“Eunha ada yang-“
“Wae? Taehyung-ah waeyo? Hiks, jangan coba menipuku Taehyung-ah, aku tahu kalau kau sadar bahwa aku menyukaimu dan aku juga sudah tahu kalau kau menyukai yeoja lain, aku mohon jangan permainkan perasaanku” ucap Eunha dengan wajah berurai air mata.
Dengan keadaan seperti ini, ia berusaha menatap Taehyung yang tertegun. Sungguh ini kali pertama Taehyung melihat Eunha menangis terisak sampai seperti ini. Dan lagi, semua ini karenanya.
“Mianhae” ucap Taehyung.
Cups,,,
            Ia mencium kening Eunha dan membuat yeoja itu berbalik tertegun, dan Taehyung sendiri kembali memamerkan senyum bodohnya.
            “Kwon Eunha-ssi, saranghae”
            “Nde?”
            “Aku tahu kau termakan berita palsu itu, yeoja yang kau maksud itu bukan yeoja chinguku, dia adik sepupuku. Dan yeoja yang aku sukai, sekarang ada dihadapanku”
            “Taehyung-ah,,,”
            Namja itu menangkup pipi yeoja dihadapannya, menatap mata yeoja itu dan menghapus air matanya.
            “Kau mau jadi yeoja chingu-ku?”
.
Hening sesaat dan kemudian,,,
.
.
.
            “Dangyeonhaji” ucap Eunha dengan senyum diwajahnya.
GRABB,,,
            Taehyung dan Eunha saling berpelukan. Beberapa teman mereka berdua terlihat memotret peristiwa bersejarah dihadapan mereka, tak jarang dari mereka juga saling berpelukan ketika melihat pasangan itu berpelukan jua.
            “Kisseu,,, Kisseu,,,” teriak kawan sekelas Taehyung dan Eunha. Eunha sendiri hanya bisa menundukan kepalanya. Malu. Dan,,,
Cups,,,
            Teriakan meriah dan tepuk tangan saling bersahutan menyambut ciuman itu. Bahkan Jimin yang dipercaya sabagai penjaga pintu lupa akan tugasnya. Dan Kim ssaem yang baru rapat –dan rapat itu rupanya sebentar- akhirnya masuk kelas dan menyaksikan acara anak muda itu.
            “Dasar anak nakal! Apa yang kalian lakukan!!”
.
.
LARI!!!
.
.
.
The End

Absurdkan? Udah dibilangin juga. Gomawo yang mau baca, dan buat kenang-kenangan, seperti biasa,,,
Comment jusseyo^^ *aegyo
Jangan jadi siders chingu-ya,
            Sampai jumpa difanfic selanjutnya. Annyeong^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar